Ghost Recon Baru Disebut Lebih Realistis
Kabar menarik datang dari franchise taktis militer milik Ubisoft. Setelah fokus mengerjakan Assassin’s Creed Black Flag Resynced, perusahaan ini dikabarkan telah menyiapkan proyek berikutnya dari seri Ghost Recon. Meski belum diumumkan secara resmi, berbagai rumor mulai bermunculan dan memicu rasa penasaran para penggemar.
Rumor terbaru menyebutkan bahwa game Ghost Recon selanjutnya akan mengambil latar di kawasan Asia. Informasi ini dibagikan oleh leaker RogueTx yang dikenal sering membocorkan proyek Ubisoft. Ia menyebut bahwa setting Asia dipilih untuk menghadirkan suasana baru sekaligus memperkaya pengalaman taktis pemain.
Jika kabar ini benar, maka ini bukan pertama kalinya seri Ghost Recon mengunjungi Asia. Beberapa judul sebelumnya seperti Ghost Recon 2 dan Ghost Recon: Predator pernah menggunakan latar di kawasan tersebut. Meski begitu, game ini membawa pendekatan yang lebih modern dan realistis daripada seri sebelumnya.
Hal yang paling menarik perhatian adalah perubahan gaya gameplay. Rumor yang beredar menyebut game ini terinspirasi dari Ready or Not, game taktis realistis milik VOID Interactive. Jika benar, perubahan ini akan membawa Ghost Recon ke arah simulasi militer yang lebih serius.
Game ini mengusung gameplay first-person yang menggantikan gaya third-person arcade shooter khas seri sebelumnya. Pengembang tetap mempertahankan sistem squad, namun mengubahnya menjadi lebih strategis, serta menyederhanakan UI agar pemain bisa lebih fokus pada stealth dan taktik.
Ia menjelaskan bahwa pemain nantinya dapat mengelola sistem markas dalam game ini. Dari markas tersebut, pemain bisa memilih karakter untuk menjalankan misi tertentu.
Pemain dapat mengembangkan kemampuan karakter melalui berbagai aktivitas, termasuk misi mingguan. Tujuannya agar pemain lebih aktif dalam membangun tim, bukan sekadar menyelesaikan misi.
Awalnya, game ini sempat memiliki fitur permadeath yang mirip dengan Hunt: Showdown. Pihak pengembang menghapus fitur tersebut setelah menerima banyak masukan bahwa pemain merasa frustrasi saat uji coba.
Sampai sekarang, belum ada pengumuman resmi mengenai proyek Ghost Recon terbaru. Namun, CEO Ubisoft, Yves Guillemot, sempat mengonfirmasi keberadaan proyek ini pada tahun 2025. Dalam proses pengembangannya, game ini memakai nama kode Project Over atau Project OVR.
Sejumlah bocoran mengindikasikan bahwa game ini berpeluang rilis pada tahun 2026. Meski begitu, belum ada kepastian mengenai jadwal peluncuran maupun detail resmi lainnya.
Dengan berbagai bocoran yang muncul, proyek ini terlihat menjanjikan perubahan besar bagi franchise Ghost Recon. Bila rumor yang beredar terbukti akurat, game ini akan menghadirkan pengalaman taktis yang lebih realistis dan menantang bagi para pemain. Baca berita lain di sini.
Peluncuran Forza Horizon 6 semakin dekat, namun kabar kurang menyenangkan justru muncul menjelang hari rilis.…
Kabar mengecewakan datang bagi para penggemar game horor. Proyek Paranormal Activity: Threshold, yang sempat dinantikan…
Kabar mengenai harga Grand Theft Auto VI (GTA 6) yang disebut-sebut akan melambung tinggi sempat…
Kabar mengejutkan datang dari Ubisoft yang dikenal lewat berbagai waralaba besar seperti Far Cry, Rainbow…
Mobile Legends: Bang Bang kembali menghadirkan pembaruan menarik di akhir April 2026 dengan merombak salah…
Dunia game sempat dihebohkan oleh kemunculan judul bernama Hytale Sandbox RPG di Nintendo eShop. Sekilas,…