Rumor mengenai proyek Horizon MMORPG kembali mencuat setelah munculnya kebocoran besar yang memperlihatkan detail awal game tersebut. Selama beberapa tahun terakhir, Sony memang memperlihatkan ambisi besar untuk memperluas portofolio Live-Service, mulai dari Helldivers 2 yang sukses hingga Concord yang gagal bersaing di pasar. Kabar mengenai proyek Horizon versi MMORPG kembali mencuat setelah sebelumnya dikabarkan batal. Bocoran terbaru justru menegaskan bahwa pengembang masih menggarap game ini dan tengah mempersiapkannya untuk diperkenalkan ke publik.
Bocoran Besar Ungkap Judul Resmi: Horizon Steel Frontiers
Informasi yang tersebar berasal dari laporan The Verge yang mengaku telah melihat video berdurasi 10 menit mengenai proyek tersebut. Dalam video itu, terlihat bahwa game ini memiliki nama resmi Horizon Steel Frontiers, sebuah judul yang menegaskan elemen dunia futuristik dan teknologi khas franchise Horizon.
Menurut bocoran tersebut, Sony dan Guerrilla Games berencana memperkenalkan game ini pada ajang G-STAR 2025 di Korea Selatan. Namun, rencana tersebut terganggu setelah materi internal beredar lebih cepat dari jadwal dan memicu kehebohan di komunitas gamer. Sony memang belum angkat bicara, tetapi banyak yang percaya bocoran itu valid berkat kualitas visual dan gameplay yang terlihat sangat autentik.
Kolaborasi Sony dan NCSoft: Perpaduan Dua Raksasa Game
Proyek Horizon Steel Frontiers merupakan hasil kolaborasi PlayStation Studios dengan NCSoft, pengembang kawakan Korea Selatan di balik MMORPG populer seperti Lineage dan Aion. Kerja sama ini menunjukkan ambisi besar Sony untuk memperluas pengaruhnya di pasar Asia sekaligus masuk lebih dalam ke kategori game online jangka panjang.
Dalam cuplikan video yang bocor, beberapa elemen gameplay khas MMORPG terlihat jelas, seperti mekanisme eksplorasi dunia terbuka, sistem party, serta pertarungan melawan monster robotik dalam skala besar. Dunia yang ditampilkan juga memperlihatkan gaya visual yang konsisten dengan identitas Horizon, namun lebih masif dan didesain untuk interaksi multipemain.
Tidak Lagi Menggunakan Aloy sebagai Tokoh Utama
Salah satu perubahan paling signifikan dari versi MMORPG ini adalah absennya Aloy sebagai karakter utama. Bocoran menyebutkan bahwa game ini mengadopsi sistem penciptaan karakter, memungkinkan pemain membuat avatar mereka sendiri dengan berbagai opsi kostumisasi. Pemain akan berperan sebagai Machine Hunters, sebuah kelompok baru di jagat Horizon yang fokus pada eksplorasi dan pertarungan menghadapi berbagai mesin berbahaya.
Keputusan ini dinilai tepat karena MMORPG membutuhkan identitas karakter yang fleksibel. Selain itu, absennya Aloy memberi ruang bagi dunia Horizon untuk berkembang lebih luas tanpa terikat pada satu tokoh tertentu.
Game ini juga mengambil lokasi baru bernama Deathlands, sebuah wilayah unik yang belum pernah muncul di dua game sebelumnya. Beberapa gambar menunjukkan area oasis dan reruntuhan kuno, memberi gambaran bahwa wilayah ini akan menjadi latar penuh misteri dan konflik baru.
Platform Rilis dan Potensi Pengumuman Resmi
Informasi awal menunjukkan bahwa Horizon Steel Frontiers akan hadir di PC, iOS, dan Android. Langkah ini mengejutkan banyak penggemar, mengingat seri Horizon selama ini identik dengan PlayStation. Meski platform PS5 tidak tercantum dalam bocoran, sejumlah analis memperkirakan Sony masih menyiapkan pengumuman tersendiri.
Hingga kini belum ada tanggal rilis maupun detail tambahan dari pihak Sony. Jika bocoran ini benar, para pemain mungkin akan mendapatkan informasi lengkap pada ajang G-STAR 2025, yang digelar dalam waktu dekat. Baca berita lain di sini.


